Thailand – Kamis, 14 Agustus 2025 / 20 Sofar 1447 H – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan Deseminasi Riset Internasional di Fatoni University, Pattani, Thailand. Kegiatan ini menjadi forum akademik bersama yang mempertemukan dosen serta mahasiswa FUD UIN Raden Mas Said Surakarta dengan pimpinan dan civitas akademika Fatoni University.
Acara dibuka oleh Asisten Prof. Madaree Waenoh, Wakil Dekan Bidang Pengembangan Potensi Mahasiswa Faculty of Art and Social, yang memberikan sambutan selamat datang sekaligus memandu jalannya kegiatan. Turut hadir dalam acara ini, Asisten Prof. Dr. Abdullateh Saleah (Wakil Dekan Bidang Academic Affairs and Educational Quality Assurance), Dr. Maqoshi (Kepala Pengkajian Islam), serta Dr. Muhammadsorae Yearoh (Kepala Departemen Usuluddin).

Dalam sesi pengantar, pihak Fatoni University memperkenalkan Faculty of Islamic Studies and Law beserta jurusan yang ada di dalamnya. Dari pihak UIN Raden Mas Said Surakarta, Siti Fathonah menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang hangat, sekaligus membuka peluang kolaborasi ke depan terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya riset, penulisan jurnal, serta pelaksanaan PKM bersama dosen dan mahasiswa.

Selanjutnya, Fathurrohman Husen menyampaikan follow up terkait tujuan kedatangan tim FUD, yakni penjajakan kerja sama internasional dalam bidang akademik. Ia menekankan potensi besar pengembangan Islamic dan Halal Tourism yang relevan di Thailand Selatan sebagai daerah mayoritas Muslim dan destinasi wisata internasional.
Dalam forum riset, Fathurrohman Husen mempresentasikan artikel ilmiah berjudul “Dimensi Halal Tourism: al-Dlaruriyatal-Sitt Sariater Hot Springs in Subang, Jawa Barat”. Riset ini menyoroti pariwisata halal tidak hanya sebatas pada makanan dan ibadah, tetapi juga terkait kelestarian alam dan keberlanjutan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan praktik halal tourism dapat menarik tidak hanya wisatawan Muslim, tetapi juga non-Muslim, dengan konsep keberlanjutan dan fasilitas ramah syariah.

Sesi berikutnya diisi oleh Isnanita Noviya A. dengan pemaparan riset “Sufism and Mental Health: A Phenomenological Exploration of Sufi Quantum Experience”. Penelitian ini membahas keterkaitan tasawuf dengan penyembuhan mental (sufi healing), terutama bagi remaja yang rentan terhadap depresi dan masalah psikologis pasca pandemi. Konsep Quantum Sufi yang ditawarkan mencakup dimensi fisik, sosial, dan spiritual sebagai pendekatan preventif dan kuratif.
Diskusi berlangsung interaktif. Asisten Prof. Dr. Abdullateh Saleah menanggapi dengan membandingkan praktik halal tourism di Thailand Selatan, sementara Dr. Maqoshi memberi masukan tentang kerangka analisis al-dlaruriyat al-sitt dalam riset yang dipresentasikan. Asisten Prof. Madaree Waenoh juga memberikan perspektif tambahan terkait pengembangan pusat konseling berbasis Al-Qur’an di Thailand serta peluang kerja sama akademik yang lebih luas.
Melalui kegiatan deseminasi riset ini, FUD UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional, mengembangkan kolaborasi riset, serta menghadirkan kontribusi nyata dalam isu-isu global seperti pariwisata halal dan kesehatan mental. Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu awal kerja sama strategis antara UIN Raden Mas Said Surakarta dan Fatoni University di masa mendatang. (humas_FUD)
Komitmen Pelaksanaan TAS Yang Lebih Baik, FUD Koordinasikan Hal Ini
2 hari yang lalu - Umum