FUDNews — Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Pembukaan Kegiatan Sinkronisasi Program dengan Stakeholder Tahun 2026 pada Selasa (3/2/2026) di Magelang. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, hingga Kamis (5/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag yang diwakili oleh Wakil Rektor II Dr. R. Lukman Fauroni, M.Ag, Dekan FUD Dr. H. Kholilurrohman, M.Si, jajaran Wakil Dekan FUD, para pengelola Program Studi, Stakeholder, tamu undangan, perwakilan Organisasi Mahasiswa, serta tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.
Dalam sambutannya, Dekan FUD Dr. H. Kholilurrohman, M.Si menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta dan menegaskan bahwa kegiatan sinkronisasi program ini merupakan bagian dari ikhtiar strategis Fakultas dalam memperkuat perencanaan dan pengembangan program Akademik.
“Kegiatan ini diniatkan sebagai jihad Akademis. Forum ini menjadi ruang curah gagasan untuk mempersiapkan agenda pengembangan Fakultas menuju tahun 2027 dengan penuh optimisme,” ungkapnya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh perwakilan Stakeholder, H. M. Soleh Mubin, M.H., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama dalam mendukung kebijakan strategis Kementerian, khususnya penguatan moderasi beragama.
“Sebagai ASN Kementerian Agama Republik Indonesia, kita memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan program Menteri Agama, salah satunya melalui penguatan moderasi beragama. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah perlu terus meningkatkan kualitas pengemasan program agar semakin menarik dan relevan bagi calon mahasiswa,” tuturnya.
Acara secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta yang diwakili oleh Wakil Rektor II Dr. R. Lukman Fauroni, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Fakultas Ushuluddin dan Dakwah dalam menyelenggarakan kegiatan Sinkronisasi Program dengan Stakeholder.
“Perencanaan kerja tahunan harus diselaraskan dengan dinamika dan tantangan zaman, serta tetap berlandaskan pada Statuta UIN. Sinkronisasi program menjadi langkah penting, termasuk dalam konteks penguatan tata kelola BLU. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah telah menunjukkan program unggulan, salah satunya melalui Program Sertifikasi Haji,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberadaan Perguruan Tinggi tidak dapat dipisahkan dari peran Mahasiswa dan masyarakat sebagai pemangku kepentingan utama.
“Mahasiswa merupakan subjek utama dalam ekosistem kampus. Oleh karena itu, pelayanan dan pendampingan terhadap Mahasiswa harus terus diperkuat agar mereka tumbuh menjadi lulusan yang berkarakter "'Ibadurrahman." Penguatan konsorsium berbasis keilmuan Program Studi melalui riset dan penelitian, serta kolaborasi lintas komponen kampus dalam semangat visi ‘Lurik’ UIN Raden Mas Said Surakarta, menjadi kunci kemajuan Institusi,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dr. H. Lukman Harahap, M.Pd, dilanjutkan dengan sesi penutup dan foto bersama seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta diharapkan mampu merumuskan program-program strategis yang terintegrasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan institusi. (HumasFUD)