Loading...

FUD Gelar The 3rd International Conferences on Islam and Society

16 Oktober 2025 11:55 WIB 17
Baca

FUDnews - Sukoharjo, (16/10) Konferensi internasional ketiga yang bertajuk The 3rd International Conferences on Islam and Society (ICIS) resmi diadakan di Aula Yosodipuro, Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) Lantai 4, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta. Acara ini mengangkat tema “Optimalisasi Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Kajian Islam di Perguruan Tinggi”, yang membahas tentang potensi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk memajukan studi Islam di tingkat pendidikan tinggi. Konferensi ini menarik partisipasi dari berbagai negara, mencerminkan semangat kolaborasi global dalam mengintegrasikan teknologi modern dengan nilai-nilai Islam.

 

Acara yang berlangsung selama 1 hari menghadirkan diskusi mendalam mengenai bagaimana AI dapat digunakan untuk mengoptimalkan penelitian, pengajaran, dan pengembangan kurikulum studi Islam. Topik-topik seperti analisis teks Al-Quran menggunakan algoritma AI, etika penggunaan teknologi dalam pendidikan Islam, serta tantangan adaptasi AI di institusi pendidikan Islam menjadi fokus utama. Adapun pembagian topik pembicaraan ada 3 kelompok yang pertama tentang Dakwah dan Komunikasi, Ushuluddin dan Humaniora, serta Psikologi dan Psikoterapi. Konferensi ini tidak hanya menjadi platform akademik, tetapi juga mendorong inovasi yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Selain itu, Acara ini juga memberikan kesempatan kepada para presenter dari berbagai negara untuk mengungkapkan gagasannya tentang materi yang relevan.   Peserta konferensi mencakup beragam kalangan, dengan total lebih dari 100 orang yang terlibat secara langsung dan virtual. Di antaranya, dosen dari berbagai institusi pendidikan, yang berbagi pengalaman dan penelitian terkini. pelajar asing, yang memberikan perspektif segar dari negara-negara mereka. presenter dari berbagai negara, yang menyampaikan makalah ilmiah dan studi kasus mengenai tema utama. peserta dari berbagai negara, yang berkumpul secara virtual melalui platform yang berani, memastikan partisipasi global meskipun terhalang jarak.

 

H. Kholilurrohman, M.SI, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, menyatakan, “Konferensi ini menjadi bukti bahwa teknologi seperti AI bukan hanya alat modern, tetapi juga sarana untuk memperkaya kajian Islam. Kami senang melihat antusiasme peserta dari berbagai negara, yang membuktikan bahwa kolaborasi internasional dapat membawa manfaat nyata bagi pendidikan tinggi di bidang ini. Harapan kami, hasil diskusi ini dapat diterapkan di kampus-kampus untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan berbasis nilai-nilai Islam.”

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag. Membuka kegiatan ini dan memberi berbagai yang inspiratif, “Semoga hasil diskusi konferensi mencakup rekomendasi untuk mengintegrasikan AI dalam kurikulum studi Islam, seperti penggunaan chatbot untuk konsultasi agama atau platform online untuk penelitian kolaboratif. Harapan ini didasarkan pada keyakinan bahwa pembelajaran yang inovatif harus seimbang dengan nilai-nilai Islam, misalnya AI tidak memenuhi prinsip-etis seperti data atau hadiah. Aplikasi ini diharapkan dapat diterima di berbagai kampus, termasuk UIN Raden Mas Said Surakarta, untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif. Di kampus, hasil diskusi bisa diterapkan melalui Dengan pembentukan program laboratorium AI di fakultas agama, di mana siswa dapat bereksperimen dengan teknologi ini dalam proyek-proyek yang berbasis nilai Islam, seperti deteksi hoax agama menggunakan mesin pembelajaran. Jika, ini dapat mentransformasi pendidikan tinggi menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan, di mana inovasi AI tidak hanya meningkatkan efisiensi belajar, tetapi juga memperkuat identitas Islam.

 60

Konferensi ini dihadiri oleh Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait, dan didukung oleh para pakar dari dalam Fakultas maupun luar negeri. Acara diakhiri dengan kesepakatan untuk melanjutkan kerjasama penelitian AI dalam studi Islam, serta rencana untuk konferensi berikutnya. (humasFUD)