Loading...

FUD Jalin Kerjasama dengan LPHU PWM Jateng Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional 2025

12 Agustus 2025 15:00 WIB 8
Baca

Semarang – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menjalin kerjasama strategis dengan Lembaga Pembinaan Haji dan Umroh (LPHU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Jawa Tengah dalam penyelenggaraan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional tahun 2025. Rapat koordinasi terkait pelaksanaan program ini dilaksanakan di Semarang pada Selasa,(12/08).
Rombongan FUD, yang dipimpin oleh Dekan FUD, Dr. H. Kholilurrohman, M.Si, turut didampingi oleh Wakil Dekan II, H. Zaenal Muttaqin, S.Ag., M.A., Ph.D., Kepala Bagian Umum FUD, Nur Hidayatiningsih, S.Ag., M.H., serta Kepala Subbagian Umum FUD, Sri Susanti, S.Ag.
Kegiatan sertifikasi yang rencananya akan digelar pada 22 hingga 29 Agustus 2025 di Gedung Asrama Haji Transit Semarang tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas Pembimbing Manasik Haji yang profesional dan siap mengemban amanah dalam melayani calon Jamaah Haji. Dalam kesempatan tersebut, Ketua LPHU PWM Jateng, Drs. H. Muhammad Saidun, M.Ag., mengungkapkan bahwa kerjasama antara LPHU dan FUD sudah berjalan dengan sangat baik dan akan terus ditingkatkan. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen kedua lembaga untuk mencetak pembimbing manasik Haji yang lebih berkualitas dan memiliki keahlian yang sesuai dengan standar pelayanan Haji. "Kerjasama yang telah terjalin antara LPHU PWM Jateng dan FUD dalam kegiatan Sertifikasi Haji sebelumnya telah memberikan dampak positif yang besar. Kami berharap, kerjasama ini akan terus berkembang demi mencetak Pembimbing Haji yang dapat diandalkan dan memiliki kompetensi tinggi," ungkap Drs. H. Muhammad Saidun.
Dalam sambutannya, Dekan FUD Dr. H. Kholilurrohman, M.Si, menekankan bahwa penyelenggaraan kegiatan sertifikasi ini harus dilandasi dengan niat tulus untuk berkhidmah pada umat dan bangsa. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan utama dari sertifikasi ini adalah untuk mencetak calon Pembimbing Haji yang tidak hanya memiliki pengetahuan teknis, tetapi juga akhlak dan etika yang baik dalam melayani Jamaah Haji. "Kami percaya bahwa keberhasilan Ibadah Haji tidak hanya ditentukan oleh aspek fisik dan teknis, tetapi juga oleh Pembimbing yang memiliki kompetensi dan keikhlasan dalam memberikan bimbingan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan Pembimbing Manasik Haji agar mampu memberikan layanan terbaik bagi jemaah," tegas Dr. H. Kholilurrohman. M.Si
Dengan kerjasama ini, diharapkan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional 2025 dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Ibadah Haji di Indonesia. (humas_FUD)