IAIN Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan inklusif melalui partisipasi dalam kegiatan Kick Off Meeting dan Study Visit atas undangan University of Alicante, Spanyol. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja sama internasional INDOEDUC4ALL Erasmus+ yang bertujuan memperkuat layanan pendidikan bagi mahasiswa difabel di perguruan tinggi Indonesia.
Program yang didukung oleh pendanaan Erasmus+ ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan kampus inklusif yang mampu memberikan akses pendidikan yang setara bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Dalam pelaksanaannya, IAIN Surakarta tergabung dalam konsorsium perguruan tinggi Indonesia yang berfokus pada pengembangan pusat studi dan layanan disabilitas di lingkungan kampus.
Melalui proposal yang diajukan sejak awal tahun 2015, kerja sama tersebut mendapatkan apresiasi dari Uni Eropa melalui dukungan pendanaan untuk pengembangan layanan difabel di perguruan tinggi Indonesia. Program INDOEDUC4ALL Erasmus+ melibatkan tiga universitas mitra di Eropa, yaitu University of Alicante, University of Piraeus Research Center, dan Glasgow Caledonian University, serta enam perguruan tinggi di Indonesia termasuk IAIN Surakarta.

Kegiatan Kick Off Meeting yang berlangsung pada 8–11 Mei 2017 di University of Alicante, Spanyol, dihadiri oleh seluruh universitas mitra dari Eropa dan Indonesia. Delegasi IAIN Surakarta diwakili oleh Dr. Abdul Matin bin Salman selaku Wakil Rektor I, Hery Setiyatna, M.Pd sebagai Project Coordinator, dan Wildan Mahir Muttaqin, MA TESL sebagai Administrative Coordinator IAIN Surakarta.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta memperoleh berbagai penguatan terkait teknis pelaksanaan program INDOEDUC4ALL, pelatihan pengembangan layanan difabel, pembagian tugas antaruniversitas mitra, hingga strategi pendirian dan pengembangan unit layanan difabel di perguruan tinggi Indonesia. Selain itu, dilakukan pula identifikasi kebutuhan sarana pendukung kampus inklusif yang akan dikembangkan di masing-masing universitas mitra.
Rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan study visit ke Student Support Centre Model di University of Alicante. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem layanan disabilitas yang diterapkan di kampus Eropa, sekaligus menjadi referensi bagi pengembangan layanan mahasiswa difabel di Indonesia, khususnya di lingkungan IAIN Surakarta.
Partisipasi IAIN Surakarta dalam program internasional ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang inklusif, ramah difabel, dan berorientasi pada kesetaraan akses pendidikan. Melalui penguatan kerja sama global dan pengembangan layanan difabel yang berkelanjutan, IAIN Surakarta terus berupaya menjadi bagian dari kampus inklusif dunia yang mendukung keberhasilan seluruh mahasiswa tanpa terkecuali.
IDN (Bahasa Indonesia)
AR (Arab)
EN (Inggris)