Surakarta, 08 Januari 2024 - Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Monitoring dan Evaluasi Koordinasi Dosen Jurusan Ushuluddin dan Humaniora.
Rapat yang berlangsung pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Ushuluddin dan Humaniora, Ari Hikmawati, M.Pd., dan Wakil Dekan I FUD, Dr. Nur Kafid. Wakil Dekan II, Zaenal Muttaqin, Ph.D., turut hadir bersama beberapa dosen perwakilan dari Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), dan Prodi Pemikiran Politik Islam (PPI).
Pada rapat tersebut, Ari Hikmawati, M.Pd., memimpin pembahasan bersama Koordinator Prodi IAT, Fathonah, M.A.; Koordinator Prodi AFI, Krisbowo Laksono, M. Hum.; dan Koordinator PPI, Syafawi Ahmad Qadzafi, S.S., M.A.
Beberapa poin utama yang dibahas dalam rapat ini antara lain pengoptimalan Dosen Tetap dan efisiensi Dosen Luar Biasa (DLB) untuk mempersiapkan akreditasi setiap program studi sehingga membuat potensi prodi mendapat predikat unggul semakin besar peluangnya.
Monitoring ini juga menyoroti soal peningkatan kualitas Pembimbing Dosen Wali, agar diminta lebih fokus lagi dalam membimbing mahasiswa. Dari mahasiswa yang masih baru sampai mahasiswa yang sudah akan habis masa studinya.
Selain itu, Ketua Jurusan juga menyoroti mengenai pentingnya monitoring progres skripsi bagi para mahasiswa. Lebih khusus lagi mengenai penyesuaian nilai bagi artikel jurnal sebagai pengganti skripsi yang harus disesuaikan dengan peringkat Sinta yang dituju oleh mahasiswa. Mengenai hal ini Ketua Jurusan meminta segera disusun Petunjuk Teknis (Juknis) untuk pelaksanaan kebijakan artikel jurnal sebagai pengganti skripsi.
Wakil Dekan (WD) I memberi tanggapan terkait dengan penyusunan petunjuk teknis tugas akhir ini akan segera disusun. WD I juga menegaskan mengenai detail-detail apa saja yang menjadi aturan bagi mahasiswa yang ingin lulus dengan mempublikasikan artikel jurnalnya.
Sementara Siti Nurlaili Muhadiyatiningsih, M.Hum., menyoroti kelanjutan artikel jurnal dan perlu pembaruan kerja sama dengan beberapa pihak eksternal, salah satunya melalui Universitas Rumah Budaya Keratonan. Menurutnya kerja sama ini penting untuk dipertahankan dan meminta jurusan atau prodi untuk menambah kerja sama dalam kancah internasional, seminimal-minimalnya satu.
Di sisi lain, Zaenal Muttaqin, Ph.D., menyarankan bagi Jurusan dan Prodi untuk melalukan pemetaan atau identifikasi dosen-dosen di luar Fakultas Ushuluddin dan Dakwah yang memiliki keilmuan sejalan di Jurusan Ushuluddin dan Humaniora. Hal ini diperlukan untuk memberikan kredit pada poin akreditasi prodi.
Rapat ini juga mengonfirmasi bahwa batas beban minimal mengajar 12 SKS bagi tiap dosen. Menurut WD I, hal ini disebabkan karena pengumpulan data yang sekarang sudah terpusat melalui E-Kinerja hingga akhirnya semua proses menjadi transparan dan tidak bisa diperdebatkan lagi.
Terakhir, diumumkan juga mengenai jadwal perkuliahan yang akan dimulai pada 29 Januari 2024 dan terakhir pembayaran UKT bagi mahasiswa jatuh pada tanggal 12 Januari 2024.


Komitmen Pelaksanaan TAS Yang Lebih Baik, FUD Koordinasikan Hal Ini
2 hari yang lalu - Umum