Surakarta, 4 Oktober 2025 — Empat mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan magang di Monumen Pers Nasional (MPN) sebagai bagian dari program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Program ini berlangsung selama dua bulan, mulai awal Agustus hingga Oktober 2025. Para peserta magang berasal dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Kegiatan ini menjadi ajang penerapan ilmu komunikasi dan jurnalistik di lingkungan kerja profesional.
Mahasiswa yang mengikuti program ini adalah Rheina Firdasari dan Dalila Nazla Munsyifatuz Zakiya dari konsentrasi Public Relation, serta Aulia Novia Ramadhani dan Fauziah Luluk Fitriani dari konsentrasi Jurnalistik. Selama magang di Monumen Pers Nasional, yang berlokasi di Jalan Gajah Mada No.59, Banjarsari, Kota Surakarta, mereka terlibat dalam kegiatan komunikasi publik dan publikasi konten digital. Lembaga ini berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. “Kami merasa bangga bisa belajar langsung di instansi yang memiliki sejarah panjang dalam dunia pers nasional,” ujar Rheina.

Rheina dan Dalila berperan aktif dalam bidang Public Relation dengan fokus pada pelayanan publik dan pendampingan pengunjung museum. Mereka juga membantu aktivitas front office yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Pengalaman ini memberi pemahaman mendalam tentang pentingnya komunikasi interpersonal dalam pelayanan publik. “Kami belajar bagaimana membangun hubungan yang baik dengan pengunjung serta menyampaikan informasi secara profesional,” kata Dalila menjelaskan.
Sementara itu, Aulia dan Fauziah yang berasal dari konsentrasi Jurnalistik berkontribusi dalam bidang penulisan dan produksi konten digital. Mereka menulis artikel untuk website resmi Monumen Pers Nasional dengan topik sejarah pers, literasi media, dan kegiatan kelembagaan. Selain menulis, keduanya juga terlibat dalam proses dokumentasi serta pembuatan video promosi museum. “Magang di sini melatih kami berpikir kritis dan kreatif dalam menghasilkan karya jurnalistik yang informatif,” tutur Aulia.
Kegiatan magang ini bertujuan memberikan pengalaman praktis sekaligus membekali mahasiswa dengan keterampilan profesional di bidang komunikasi publik dan jurnalistik. Para peserta mengaku bahwa pengalaman tersebut memperluas wawasan mereka tentang dunia kerja di instansi pemerintah yang berfokus pada informasi dan edukasi publik. “Kami berharap pengalaman ini bisa menjadi bekal berharga untuk karier ke depan sekaligus berkontribusi dalam pelestarian sejarah pers Indonesia,” ujar Fauziah menutup. Program ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kampus dan lembaga negara dalam mencetak generasi komunikator yang kompeten dan berintegritas.
Komitmen Pelaksanaan TAS Yang Lebih Baik, FUD Koordinasikan Hal Ini
2 hari yang lalu - Umum