Loading...

Mahasiswa KPI FUD UIN Surakarta Nge-Lawak Berbudaya

17 Mei 2026 08:31 WIB 5
Baca

FUDNews - Satu lagi kelompok mahasiswa semester VI prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin dan Dakawah (FUD) menunjukkan kelasnya dengan berkiprah di dunia kreatif dan pertunjukkan. Salah satu kafe di daerah Kartasura menjadi saksi suksesnya gelaran yang memadukan konsep antara komedi, musik, dan diskusi budaya menjadi satu dalam acara kreatif yang kental dengan nuansa santai dan hangat namun tetap interaktif. Mengusung judul “Nge-Lawak Berbudaya”. Gelaran ini nyata mengundang perhatian para pengunjung dan masyarakat sekitar untuk hadir menyaksikan secara langsung. 

Untuk lebih memeriahkan acara, turut diundang beberapa komika lokal yang membuat daya tarik acara ini lebih kuat. Mengangkat materi dengan tema kehidupan sehari-hari yang menyegarkan, kegiatan stand up comedy ini ternyata mampu menjadi magnet bagi seluruh pengunjung untuk tidak beranjak dari tempatnya sampai acara ini selesai berlangsung. Sebagai penutup rangkaian acara tadi malam (Sabtu, 16/5/2026) dilakukan talkshow interaktif yang menghadirkan dalang muda yang juga mahasiswa prodi Manajemen Dakwah serta Callysta Rahma Adelia mahasiswa prodi KPI yang menjadi Finalis Putri Lawu 2025. Kedua prodi tersebut berada dibawah naungan FUD UIN Surakarta. Hiburan musik tampil di sela acara sejak awal sampai berakhirnya acara ini.  

Kaprodi KPI, Joni Rusdiana, M.I.Kom. melalui media perpesanan saat dimintai komentarnya, menyatakan kebanggaan atas capaian para mahasiswa KPI yang telah berani keluar dari zona kenyamanan sebagai mahasiswa dengan berkiprah secara langsung dalam dunia kreatif baik sebagai penyelenggara maupun pelaku yang terlibat di dalamnya. Menurut Joni, kiprah para mahasiswanya yang berani mendirikan EO dan menyelenggarakan event kreatif apalagi dalam balutan budaya dan kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat umum, hal itu menunjukkan bahwa para mahasiswa yang kuliah di kampus ini bukan hanya sekedar memiliki ilmu saja akan tetapi juga memiliki mental menjadi enterpreneur / pengusaha. Joni berharap agar kegiatan seperti itu bisa terus ditingkatkan dalam penyelenggaraannya namun tanpa meninggalkan ciri khas kampus keagaaman Islam. Oleh karena itu kaprodi meminta apa yang dilakukan para mahasiswa KPI tersebut bisa memantik inovasi para mahasiswa lainnya dalam dunia kreatif. (Editor : Tris) Foto : Istimewa