Loading...

Pembekalan Mahasiswa BKI, Dekan FUD UIN Surakarta: Jadilah Seperti Pohon !

30 April 2026 09:03 WIB 26
Baca

FUDNews - Program Praktik Lapangan (PPL) tahun 2026 siap dilaksanakan. Para prodi yang bernaung di bawah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Surakarta terus menggeber berbagai hal, salah satunya adalah pembekalan selama setengah hari sebelum para mahasiswa yang kelak akan diterjunkan. Kamis pagi ini (30/4/2026) giliran prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) memberikan pembekalan bagi 197 mahasiswanya. Keseluruhan mahasiswa tersebut akan dibagi menjadi 28 kelompok dengan kisaran 7 mahasiswa setiap kelompoknya. Hadir juga dalam pembukaan pembekalan PPL kali ini Koordinator Prodi BKI dan beberapa Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Hal ini diungkap oleh Sekretaris prodi BKI, Dr. Isnanita Novya Andriyani, saat memberikan sambutan sesaat sebelum acara dibuka secara resmi oleh Dekan FUD, Dr. Kholilurrohman. Ia menekankan harapannya kepada semua mahasiswa yang mengikuti pembekalan dan akan diterjunkan agar menerapkan semua ilmu yang telah dipelajari sejak semester 1 perkuliahan. "Nanti para mahasiswa akan ketemu dengan berbagai macam karakter selama di lokasi PPL, oleh karenanya terapkan ilmu yang sudah dipelajari selama ini" lanjut Isnanita. Untuk itu, lanjutnya, semua mahasiswa harus bisa menjadi seorang konselor muslim yang baik dimanapun akan ditempatkan nantinya. "Dengan menjadi konselor muslim yang baik, maka saya yakin akan bisa diterima di manapun berada" ujarnya dengan penuh keyakinan.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Sekretaris prodi BKI, Dekan FUD dalam kesempatan berikutnya mengawali arahannya dengan sebuah pertanyaan yang akan dikembalikan ke dirinya para mahasiswa sendiri yaitu: Kuliah di FUD itu menjanjikan apa? "Secara umum pertanyaan semacam itu akan kembali kepada diri para mahasiswa sendiri" imbuhnya. Dekan menerangkan bahwa untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah dengan target yang ditetapkan diri mahasiswa sendiri. "Logikanya target awal kuliah di prodi BKI, pasti targetnya tidak ingin menjadi ahli di bidang otomotif misalnya" papar Dekan yang disambut dengan suasana yang cair dari seluruh peserta pembekalan.

"Saya menghimbau anak BKI harus bisa menguasai beberapa hal ini" lanjut Dekan dengan nada yang santai seraya menerangkan bahwa hal yang dirinya maksud adalah : penguasaan kemampuan hipno dan rukyah di mana kemampuan itu sekarang ini menjadi sangat dibutuhkan, berikutnya menggunakan ilmu yang diajarkan di S3 (doktoral) yaitu jika tidak bisa flat (sesuai dengan dasar keilmuannya secara mutlak) maka gunakan blended (menggabungkan antara pengetahuan dasar keilmuannya dengan keilmuan bidang lain).

"Jangan jadi batu yang jika dilewati air enggak nyerap, tetapi jadilah pohon karena bisa mengambil manfaat dari air yang melewatinya" tendas Dekan. Lebih jauh dirinya mengingatkan agar semua mahasiswa BKI bisa menindaklanjuti semua hal yang ditemui selama PPL menjadi bahasan dalam skripsinya dan selanjutnya mulai berpikir untuk kuliah S2 dan seterusnya. Dengan begitu, lanjut Dekan, para mahasiswa akan bisa menjadi pohon yang bukan hanya berguna bagi dirinya sendiri, namun juga akan berguna bagi orang lain. "Jangan sedikit-sedikit over thinking atau traumatic. Jaga kesehatan dan keselamatan selama ber-PPL kelak" pungkas Dekan sesaat sebelum dilanjutkan dengan sesi paparan dari pemateri. (Editor : Tris) Foto L Mastr