Loading...

PPI UIN Surakarta Gelar Penguatan Berbasis Mutu Program Studi di Ponpes Al-Muayyad

7 Oktober 2025 10:25 WIB 11
Baca

PPI UIN Surakarta Gelar Penguatan Berbasis Mutu Program Studi di Ponpes Al-Muayyad

Rilis - Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar kegiatan "Penguatan Berbasis Mutu Prodi Pemikiran Politik Islam" pada hari Selasa, 7 Oktober 2025. Acara pengabdian masyarakat ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Muayyad, Surakarta, dan menjadi momentum penting bagi Prodi PPI untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Syafawi Ahmad Qadzafi, S.S., M.A., selaku Koordinator Program Studi (Prodi) Pemikiran Politik Islam, (PPI). Dalam sambutannya, Qadzafi menyatakan harapannya agar kegiatan ini memberikan manfaat nyata sekaligus dapat mengenalkan Prodi PPI kepada publik. "Diharapkan pengabdian di Al-Muayyad ini dapat memberikan manfaat dan dapat mengenalkan Prodi PPI," ujarnya.

 

Antusiasme juga disampaikan oleh pihak Pondok Pesantren Al-Muayyad. Drs. Suranto, Kepala Sekolah SMA Al-Muayyad, menyambut baik kolaborasi ini. Ia berharap kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan moral berbangsa dan bernegara, serta merupakan wujud nyata semangat berkolaborasi antara Al-Muayyad dengan UIN Surakarta.

"Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi bagian dari kegiatan moral berbangsa dan bernegara juga sebagai wujud nyata semangat berkolaborasi antara Al-Muayyad dengan UIN Surakarta untuk membentuk generasi kritis, berakhlak mulia, dan berwawasan luas," tutur Suranto.

Inti acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh perwakilan dosen, Azzah Nilawati, M.A. dan M. Endy Syaputro, Ph.D.. Materi yang disajikan berfokus pada dinamika politik yang terkait dengan Islam, dengan menekankan pentingnya bagi para santri untuk memiliki kesadaran politik (melek politik) yang juga sarat akan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa PPI dan santri Al-Muayyad mampu mengambil pelajaran berharga yang dapat diterapkan di masa mendatang, terutama dalam pemahaman dan partisipasi aktif dalam konteks politik Islam. (humasFUD)