Boyolali, 1 Oktober 2025 — Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Jurusan Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta, menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Bijak Bermedia Sosial. Kegiatan yang digelar di SMK Muhammadiyah 4 Boyolali ini merupakan bagian dari Program Penguatan Mutu Berbasis Program Studi. FGD diikuti oleh siswa kelas XI jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya etika dan tanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Materi FGD disampaikan oleh tiga dosen Prodi KPI, yakni Eny Susilowati, M.Si., Drs. Saidun, M.Ag., dan Rhesa Zuhriya Briyan Pratiwi, M.I.Kom. Mereka menyoroti pentingnya membangun personal branding sejak dini melalui pemanfaatan media sosial yang positif. “Media sosial bisa menjadi etalase digital yang mampu menampilkan keunggulan diri, menjangkau audiens secara masif, dan sarana membangun relasi yang luas,” ujar Rhesa dalam materinya. Para siswa diajak untuk lebih bijak dalam menampilkan identitas diri di dunia maya agar berdampak baik bagi masa depan mereka.
Selain membahas strategi membangun citra diri, para dosen juga menekankan pentingnya memahami etika bermedia sosial. Dalam pemaparannya, Drs. Saidun menjelaskan bahwa media sosial bukan hanya tempat berekspresi, tetapi juga ruang publik yang menuntut tanggung jawab moral. Ia menambahkan bahwa penyalahgunaan informasi dapat menimbulkan dampak negatif bagi individu maupun masyarakat. Oleh karena itu, generasi muda perlu memiliki kesadaran digital dan kemampuan menyaring informasi dengan baik.

Kegiatan FGD juga menghadirkan sesi praktik pembuatan konten positif yang dipandu oleh mahasiswa Prodi KPI. Mahasiswa yang tergabung dalam Laboratorium Permata TV dan Radeka FM turut mendampingi para siswa dalam membuat konten kreatif. Dalam sesi ini, siswa diminta membuat unggahan lengkap dengan caption yang inspiratif untuk kemudian dipublikasikan di akun Instagram masing-masing. Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh peserta.
Melalui kegiatan ini, Prodi KPI UIN Raden Mas Said Surakarta berharap dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah. Kolaborasi ini menjadi upaya nyata dalam meningkatkan literasi digital dan kemampuan komunikasi generasi muda. “Kami ingin siswa tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga mampu menggunakan platform digital untuk hal-hal produktif dan berdaya guna,” tutur Eny Susilowati. Kegiatan FGD ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol semangat kolaborasi dan pembelajaran bersama di era digital.
Komitmen Pelaksanaan TAS Yang Lebih Baik, FUD Koordinasikan Hal Ini
2 hari yang lalu - Umum