Boyolali, 1 Oktober 2025 — Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan kegiatan Penguatan Mutu Berbasis Program Studi di SMK Muhammadiyah 4 Boyolali. Kegiatan ini mengusung tiga tema utama, yakni Bijak Bermedia Sosial, Fotografi, dan Film Pendek. Acara tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa untuk memberikan penguatan dalam bidang teori dan praktik pembuatan film pendek. Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 4 Boyolali menyambut baik kegiatan ini karena mampu memberikan wawasan baru bagi siswa mengenai dunia media dan komunikasi.
Mengawali kegiatan, Dr. Hj. Kamila Adnani, M.Si, selaku dosen KPI, memberikan sambutan yang menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab UIN Raden Mas Said dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan pengabdian,” ujarnya. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi dan pengenalan program studi kepada calon mahasiswa potensial.

Dalam sesi selanjutnya, materi teori mengenai film pendek disampaikan oleh Mei Candra Mahardika, M.A. Ia menjelaskan hubungan antara generasi Z dan dunia film pendek yang kini semakin erat dengan perkembangan teknologi digital. “Generasi Z memiliki potensi besar dalam dunia perfilman karena akrab dengan teknologi dan media sosial. Mereka bisa memanfaatkan berbagai aplikasi editing untuk mengembangkan kreativitas,” tutur Mei. Materi ini juga menekankan bahwa produksi film pendek dapat memberikan nilai psikologis dan ekonomis bagi para pelajar.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik langsung pembuatan film pendek yang dipandu oleh mahasiswa Prodi KPI. Dalam sesi ini, mahasiswa berperan sebagai mentor yang menjelaskan tahapan teknis mulai dari pembuatan naskah hingga proses pengambilan gambar. Pengalaman mahasiswa dalam produksi film menjadi contoh nyata bagi siswa untuk memahami proses kreatif tersebut. Keterlibatan siswa jurusan animasi SMK Muhammadiyah 4 Boyolali menjadikan praktik ini semakin relevan dan aplikatif.
Sebagai penutup, siswa diberi kesempatan untuk membuat script atau skenario film pendek dengan tema bebas. Beberapa siswa mengangkat isu sosial seperti bullying dan persahabatan dalam karyanya. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam menuangkan ide ke dalam bentuk visual. “Harapan kami, siswa bisa terus mengembangkan bakat perfilman mereka hingga ke tingkat yang lebih profesional,” pungkas Dr. Kamila dalam sesi akhir kegiatan.
Komitmen Pelaksanaan TAS Yang Lebih Baik, FUD Koordinasikan Hal Ini
2 hari yang lalu - Umum