
FUDNews - Bagian dari Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Surakarta, Prodi Politik Pemikiran Islam (PPI) yang digawangi oleh Syafawi Ahmad Qadzafi, M.A., bersiap untuk menghadapi re-akreditasi. "Kita ingin agar apa yang telah dilakukan oleh prodi PPI selama beberapa tahun ini bisa meningkatkan pengakuan yang lebih baik" kata Kaprodi yang sehari-hari dipanggil Qadzafi ini. Dirinya menegaskan hal tersebut sebelum dimulainya simulasi asesmen lapangan di Aula Lt. 2 Gd. FUD di komplek UIN Surakarta kampus Pucangan Kartasura Senin siang ini (18/5/2026).
Dalam simulasi asesmen lapangan siang ini, hadir Dekan FUD dan jajaran Wakil Dekan yang terdiri dari WD I Bidang akademik dan pengembangan kelembagaan serta WD III Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama, juga dihadiri para dosen dan mahasiswa yang akan terlibat dalam re-akreditasi prodi PPI. Sedianya re-akreditasi prodi ini akan dilakukan minggu depan, sehingga simulasi asesmen siang ini menghadirkan nara sumber seorang akademisi dari salah satu perguruan tinggi negeri.

Dalam sambutannya, Dekan FUD, Dr. Kholilurrohman mengingatkan bahwa apa yang dilakukan hari ini hingga dilakukannya visitasi lapangan minggu depan adalah bagian dari ikhtiyar terbaik yang bisa dilakukan. "Karena ini adalah ikhtiyar, maka haruslah dilakukan dengan penuh keyakinan bahwa kita akan mendapatkan yang terbaik" kata Dekan dengan penuh semangat. Dirinya meminta bahwa koleksi data dukung mutlak diperlukan namun yang sesuai dengan kewajaran dari kebutuhan berdasarkan borang yang telah diajukan. "Pastikan data dukung yang kita miliki sesuai dengan yang dibutuhkan oleh borang tanpa perlu kita meniru dari kampus lain" tandas Dekan.
Narasumber yang dihadirkan yaitu Prof. Muh. Rohmadi memaparkan beberapa hal untuk menguatkan penyiapan data dukung sebagaimana yang dibutuhkan dalam borang. Dirinya secara umum meminta agar para dosen, tendik, dan mahasiswa yang akan dilibatkan dalam visitasi langsung saat asesmen dalam rangka re-akreditasi prodi PPI nantinya benar-benar memahami perannya masing-masing. "Jika seluruh pihak yang terlibat sudah memahami perannya masing-masing, maka kita bisa meyakini hasil terbaik akan didapatkan dalam re-akreditasi ini" ujarnya. (Editor : Tris) Foto : Mastr
Komitmen Pelaksanaan TAS Yang Lebih Baik, FUD Koordinasikan Hal Ini
2 hari yang lalu - Umum