
FUDNews - Selama setengah hari ini (Selasa, 5/5/2026), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Surakarta menghimpun para mahasiswanya dari berbagai program studi (prodi) yang ada. Bertempat di Aula lt. 2 Gd. FUD UIN Surakarta kampus pusat Pucangan Kartasura, sejak pagi para mahasiswa dilatih untuk bisa menulis dengan target bisa menembus jurnal bereputasi. Dalam kegiatan yang dibuka oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama, Dr. Nur Sidik, menghadirkan pemateri yang juga seorang penulis dari luar kampus.
Dalam kesempatan tersebut, Agit Purwo H., M.Pd. selaku Editor in Chief pada rintisan jurnal di lingkungan FUD, memberikan keterangan bahwa sedianya yang diundang dalam kegiatan ini sebanyak 72 mahasiswa, dan keseluruhannya menjadi bagian dari komunitas menulis ilmiah yang diinisiasi secara langsung oleh WD III. Komunitas ini, lanjut Agit, adalah wadah bagi para mahasiswa agar bisa melakukan kritik secara ilmiah. Dirinya juga berharap agar tulisan para mahasiswa bukan sekedar memenuhi isi laptop saja, tapi dikirimkan ke jurnal rintisan ini.

Dalam sambutannya, Dr. Nur Sidik menceritakan bahwa semenjak dilantik oleh Rektor, dirinya mencoba untuk ngobrol dengan berbagai pihak untuk memperbanyak kegiatan dalam rangka peningkatan kemampuan para mahasiswa. "Kegiatan ini adalah satu cara kita terus meningkatkan kemampuan para mahasiswa khususnya dalam bidang menulis jurnal." WD III juga menambahkan bahwa kampus ini membawa nama besar Raden Mas Said, sehingga seluruh sivitas akademika di sini harus bisa meneruskan nama besarnya dalam bidang keilmuan.
Ilmu itu, lanjut WD III, datangnya ilmu melalui 3 hal. Sembari diselipkan beberapa nasihat, WD III menjelaskan bahwa ketiga hal tersebut adalah : membaca teks, meneliti, dan tiba-tiba datang dengan sendirinya. Ilmu yang tiba-tiba datang dengan sendirinya adalah ilmu yang dimiliki oleh para ulama dan kyai, sedangkan secara umum datangnya ilmu melalui membaca teks dan meneliti. "Oleh karena itu fakultas sangat mendukung kegiatan yang bisa menambah kemampuan dalam membaca teks dan penelitian" tegas WD III. Dirinya berharap agar rintisan jurnal ini sebagai bagian dari dukungan yang diberikan oleh fakultas agar bisa menjadi kontribusi nyata terwujudnya Indonesia Emas di 2045. "Untuk itu, biasakan para mahasiswa dengan istilah-istilah dalam dunia penelitian. Pastikan juga perbanyak portofolio dan karya para mahasiswa" pungkasnya. (Editor : Tris) Foto : Mastr
Komitmen Pelaksanaan TAS Yang Lebih Baik, FUD Koordinasikan Hal Ini
2 hari yang lalu - Umum