
FUDNews - Berlangsung di Aula Lt. 2 Gd. FUD UIN Surakarta, pagi ini (Senin, 18/5/2026) Prodi Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Surakarta menggelar Seminar sehari. Mengangkat tema "Peran lembaga filantrofi era digital untuk dakwah progresif", sedianya menghadirkan para narasumber yang berkompeten di bidangnya. Acara yang dibuka secara langsung oleh Dekan FUD UIN Surakarta, Dr. Kholilurrohman ini diikuti oleh para mahasiswa dan alumni Prodi Manajemen Dakwah dengan menggunakan konsep hybrid.
Sesaat sebelum pembukaan dilakukan, Muh. Fathurahman Husen, M.Si, Kaprodi Manajemen Dakwah menuturkan bahwa tema ini dipilih karena sampai hari ini banyak bermunculan lembaga yang bergerak di bidang filantrofi yang diinisiasi oleh kelompok agamawan maupun non agamawan. "Sangatlah penting kita membahas keberadaan lembaga filantrofi di era digital ini dari sisi akademis agar kita memiliki pemahaman yang sama" kata Fathurahman. Dari sisi akademis, dirinya menegaskan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya bagi mahasiswa MD saja tetapi juga mahasiswa UIN Surakarta secara keseluruhan.
"Sedianya kami mengundang para guru besar dari dalam dan luar kampus sebagai pembicara untuk bisa hadir secara langsung, namun karena adanya tugas lain maka ada pembicara yang hadir secara online" lanjut Fathurahman. Dirinya juga menyatakan bahwa adanya kegiatan ini sebagai bagian dari peningkatan keilmuan para mahasiswa MD khususnya dalam menghadapi fenomena yang tren di kalangan nasional dan internasional. Baginya, sangat mungkin para sivitas akademika ada yang tertarik untuk mendirikan lembaga filantrofi dengan tujuan untuk dakwah yang lebih baik.

Dalam sambutannya saat pembukaan acara seminar kali ini, Dekan memberikan arahan tentang pentingnya pengelolaan zakat dan dana umat yang amanah dan tepat sasaran. "Pungutan zakat hanyalah sebesar 2.5% dan itupun harus dikelola dengan penuh amanah dan tepat sasaran" tegas Dekan. Itu semua, lanjut Dekan, adalah bagian dari transparansi dalam hal pengelolaan dana yang menjadi sangat penting untuk menjaga kepercayaan umat. "Dana yang dikelola bukan hanya untuk operasional saja, akan tetapi harus bisa memberikan dampak bagi para penerimanya." Dekan yang dalam kesehariannya mengasuh para santri ini juga menegaskan peran para mahasiswa yang sudah berkecimpung atau baru akan terjun dalam hal filantrofi ini hendaknya bisa menjadi bagian dari dakwah dan pemberdayaan sosial yang sesuai dengan syariat Islam. (Editor : Tris) Foto : Mastr
Komitmen Pelaksanaan TAS Yang Lebih Baik, FUD Koordinasikan Hal Ini
2 hari yang lalu - Umum