
FUDNews - Selama setengah hari ini (Senin, 25/5/2026), Rombongan para dosen prodi Psikologi Islam (PI) secara khusus datang ke Madrasah Aliyah yang ada di wilayah Klaten Jawa Tengah. Kunjungan para dosen tersebut tidak lain untuk berbicara dan diskusi dengan para siswa perempuan tentang feminisme dan penguatan perempuan. Dipimpin oleh Dr. Retno Pangestuti selaku Kaprodi PI, perkenalan dan tujuan kedatangan para dosen tersebut dipaparkan. "Kedatangan kami ke madrasah ini adalah dalam rangka program pengabdian kepada masyarakat sekaligus tindak lanjut dari kerjasama antara kampus dengan madrasah." Kerjasama yang dimaksud oleh Retno adalah diskusi yang membahas tentang feminisme dan perempuan untuk memberikan dukungan pengembangan potensi remaja perempuan.

Para dosen yang menjadi pemateri dalam kegiatan ini adalah Mufarridah Layalia, M.A., dan Kusnulita Rosita, M.Psi., secara tegas menyatakan pentingnya pengembangan diri bagi remaja perempuan. Konsep pengembangan diri yang dimaksud bukan hanya sekedar memahami kondisi diri saja, akan tetapi juga memahami segala permasalahan yang bisa timbul dalam diri perempuan usia remaja. Para peserta diajak oleh para narasumber untuk memahami potensi diri yang positif dan melakukan afirmasi diri dan membangun rasa percaya diri serta penerimaan diri yang lebih positif. Selain itu, para peserta diajak melakukan refleksi diri melalui kegiatan menulis dengan tema perempuan inspiratif dan peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari.

Saat menutup secara langsung di hadapan pihak madrasah dan tamu undangan lainnya, Wakil Dekan II FUD, Zaenal Mutaqin, Ph.D., menyinggung tentang antusiasme para peserta yang terlihat aktif dalam diskusi interaktif. Para peserta banyak membahas pengalaman mereka menyangkut trauma, pengaruh lingkungan, hingga kesulitan dalam mengelola emosi dan pikiran mereka sendiri ketika sedang menghadapi masalah. Itu semua bisa dijawab oleh para pemateri dengan pendekatan psikologi yang relevan dengan pengalaman peserta. "Melihat itu semua, kami berterimakasih bahwa kehadiran kami ternyata bisa diterima oleh pihak madrasah dan para peserta" kata Zaenal. Dirinya bahkan secara khusus meminta agar di masa yang akan datang, kegiatan semacam ini bisa dilaksanakan lagi dan ditingkatkan dalam hal pemateri dan peserta yang terlibat. "Semoga kegiatan ini semua akan menjadi kontribusi nyata perguruan tinggi khususnya Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Surakarta dalam upaya mendukung perkembangan psikologis remaja yang lebih sehat" pungkasnya. (Editor : Tris) Foto : Istimewa