
FUDNews - Sebanyak 11 orang mahasiswa dari prodi IAT (Ilmu Al Qur'an dan Tafsir) yang dijadwalkan akan segera berangkat ke Thailand minggu ini, berkumpul di Aula Lt. 2 Gd. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Surakarta Selasa pagi ini (7/7/2026). Kehadiran mereka adalah untuk menerima pembekalan terakhir dari fakultas dan Pusat Pengabdian kepada Masyarakat terkait program KKN (Kuliah Kerja Nyata). Dipandu secara langsung oleh Sekretaris Prodi IAT, Siti Fathonah, M.A., pembekalan yang menghadirkan Wakil Dekan I FUD , Kaprodi IAT, Kabag Umum dan Akademik, Kasubbag Akademik, dan Kasubbag Umum.
"Saya yakin para mahasiswa ini sudah memiliki bekal yang cukup untuk mengikuti KKN internasional di Thailand besok" ungkap Dr. Lukman Harahap, WD I FUD yang hadir mewakili Dekan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh mahasiswa yang hadir. WD I yakin bahwa dengan bekal ilmu yang cukup, para mahasiswa akan bisa menjalankan semua program selama KKN di Thailand dengan sebaik-baiknya. Meski begitu, Lukman tetap berpesan agar seluruh mahasiswa terus jaga komunikasi dengan dosen pembimbing maupun pembimbing di lapangan serta dirinya selaku selaku Koordinator KKN di FUD. "Selalu jaga diri dan sikap agar nama baik diri dan kampus juga tetap terjaga" sambungnya. Terkait dengan kegiatan pembekalan yang dilakukan saat ini, Lukman menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya FUD membekali para mahasiswanya untuk go international. "Kegiatan ini sekaligus akan memberikan secara simbolis bantuan dari FUD kepada para mahasiswa yang akan berangkat" kata WD I seraya menambahkan bahwa penyerahan akan dilakukan oleh Kabag Umum dan Akademik, Nur Hidayatingsih, M.Pd.

Mendukung apa yang disampaikan oleh WD I, dalam kesempatan memberikan arahan kepada mahasiswanya, Kaprodi IAT Dr. Ari Hikmawati juga meminta agar para mahasiswa yang besok akan berangkat ke Thailand ini bisa memanfaatkan waktu dengan sebaiknya-baiknya. "Manfaatkan waktu luang untuk diskusi tentang peer teaching" kata Ari. Bahwa daerah Thailand yang menjadi tempat KKN masih bernuansa pedesaan, kaprodi juga menegaskan agar seluruh mahasiswa bisa menikmati apa saja yang ada di sana tanpa perlu mencari hal yang tidak ada. Lebih jauh kaprodi juga sangat mendukung program yang manfaatkan kemampuan baca tulis Al Qur'an. "Terus jaga kerukunan dengan antar teman dan hindari dari mengeluh serta kaget dengan hal-hal baru." "Semoga semua sehat dan dapat ilmu berkah manfaat" doa pungkas kaprodi kepada seluruh mahasiswanya. (Editor : Tris) Foto : Mastr